Selasa, 01 November 2016

Cara mengatasi kesulitan belajar siswa bagi Orang tua dan Guru

  Di dalam suatu proses belajar mengajar anak-anak kadang mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran,  di karenakan guru tidak mengetahui cara yang efektif untuk belajar mengajar.
      Cara belajar yang hanya di kelas dan membosankan seringkali membuat anak tidak semangat dalam belajar. Hambatan-hambatan sering dialami anak-anak di dalam belajar,  mereka merasa kesulitan untuk mengenal abjad dan angka walaupun mereka memiliki kecerdasan di atas rata-rata tetap sukar menangkap pelajaran atau  memahami dan melafalkan kata-kata tetap tidak bisa menuliskan kata-kata. Hal ini di sebut Attention Defisit disorder) kesulitan dalam konsentrasi diseleksia dan duiskalkusia, serta hiperaktif (Attention Defisit Hyperactive  Disorder) 
   Menurut kepala sekolah SD Pantara Fastrianti Hidayah anak dengan AAD dan ADHD mengalami kesulitan di dalam belajar ketika dengan siswa berdua dengan guru Ia tidak kesulitan. Anak tersebut membutuhkan pelajaran secara melihat,  mendengar, menyentuh mempraktekan tidak ada waktu untuk fokus dengan satu individu menurut Kepala laboratorium Luar Biasa Leliana Lianty di temui  secara terpisah. 
   Cara mengatasinya:
  • Dengan mengenali sebab-sebab seorang siswa yang mengalami kesulitan bisa karena faktor siswanya yang mengalami gangguan kesehatan(penglihatan, pendengaran,  dan lainnya) atau faktor internal atau faktor lingkungan suasana belajar yang tidak menyenangkan atau beban belajar dan faktor lainnya. 
  • Anak yang mengalami kesulitan belajar harus mendapat penanganan khusus misalnya les tambahan baik privat di rumah ataupun di sekolah.  Jika di kelas siswa yang mengalami kesulitan belajar di haruskan duduk di depan agar mudah memahami pelajaran atau lebih berkonsentrasi. 
  • Orang tua juga harus membimbing anak sesuai dengan pemahaman belajarnya: misalnya belajar melalui penglihatan (visual),  auditory(pendengaran) dan kinestetik (bergerak) menurut psikolog Putu Andani di dalam mother and baby fair di balai kartini (29/10/16) misalnya membacakan buku,  mengajarkan anak dengan cara menyenangkan seperti dengan permainan,  quiz,  dengan gambar dan lainnya sehingga anak memiliki kemauan untuk belajar. 
           Sumber:
Koran kompas, Deteksi kesulitan belajar anak sejak Dini,  kamis 22 september 2016
Liputan 6.com, tiga gaya belajar anak yang harus di pahami orang tua, Bella Jufita Putri,  29 September 2016, 16:00 WIB
Mantra pendieikan. Com/ 2015, Kesulitan belajar dan cara mengatasi,  11 November 2016