Sabtu, 29 April 2017

6 Cara mengenalkan pada Anak Lingkungan sekitar




  


       Pernahkah saat Emak mengendong anak, Emak melihat mata anak melirik ke kanan ke kiri atau menatap wajah Emak lamaa sekali?. Ternyata saat anak sudah mulai bisa melihat berumur sekitar 4-6 bulan. Dia sudah mengamati lho Mak keadaan benda-benda sekitarnya. Misalnya: saat di gendong di kamarnya ia melihat lampu kamarnya, mengenal wajah Emaknya lewat tatapan mata saat di susui atau mengenali wajah Ayahnya saat di gendong. Saat berada di luar rumah bayi berusaha mengenali keadaan di sekitarnya. 
Seharusnya Ayah dan Emaknya lebih peka ya dan sudah mulai mengenalkan pada anak tentang lingkungan yang ada di sekitarnya. Tidak ada kata terlalu cepat untuk mengenalkan pada anak.

       Ada 6 cara yang bisa Ayah dan Emak lakukan untuk memperkenalkan pada anak tentang lingkungan di sekitar,  diantaranya:
1. Saat bayi sudah bisa melihat ajarkan untuk mengenal Ayah dan Emaknya lebih dahulu saat bangun tidur menggendongnya, sapalah ia :"nak, ini Ayah/Emakmu(Nama)".

2. Saat bayi sedang di luar kamar ceritakan setiap ruangan di dalam rumah. Seperti: ruang tamu,  ruang makan, ruang dapur, dan lainnya,  ceritakan juga situasi di dalam rumah. 

3. Saat berada di luar rumah ceritakan situasi yang terjadi di sekitar rumah atau kalau dalam perjalanan. Misalnya: "nak, saat ini kita lagi ada di mobil, kita sedang jalan-jalan ke.. /mau pergi ke.. Lihat Nak banyak mobil,  pohon dan lainnya". 

4. Saat berada di rumah saudara atau teman pasti dia akan menggendong bayi Emak, kenalkan dengan mereka. Misalnya: dengan neneknya, tantenya, omnya dan lainnya. Sebutkan juga namanya anak mengerti lho walau belum bisa berbicara. 

5. Jika anak sudah bisa berjalan berumur 1-2 tahun ajarkan mengenal nama-nama benda di sekitar rumahnya. Seperti taman (pohon, bunga, mainan), binatang, nama-nama tempat.

6. Ajaklah travelling untuk melihat tempat-tempat baru yang belum pernah mereka singgahi. Seperti: pantai, gunung, danau, sawah dan lainnya.

     Itulah enam cara yang mengenalkan anak pada lingkungan sekitar. Yang paling penting kenalkan lingkungan sekitar sedini mungkin, agar anak dapat belajar lebih peka menjaga lingkungan.