Jumat, 15 September 2017

Inilah 7 Alasan Menghabiskan Waktu Keluar Rumah baik untuk Kesehatan




Banyak orang yang suka menghabiskan waktunya di dalam rumah atau kantor selalu terpapar cahaya komputer, televisi. Terlalu sering menghabiskan waktu di dalam ruangan tentu tidak baik untuk kesehatan. Sekali waktu harus keluar rumah untuk menikmati pemandangan alam, menghirup udara segar.
Di dalam bukunya "The Nature Fix: Why Nature Makes Us happier, Heathier and More "seorang wartawan Florence William menuliskan manfaat dari menjelajahi alam setelah Ia mendaki gunung di Boulder, Ia menjelajahi alam dengan mendaki gunung atau sekedar pergi ke taman. Agar Ia merasa lebih berkonsentrasi, lebih bahagia. Tidak dipungkiri bahwa sebagian orang sekarang membutuhkan smartphone dan akses internet untuk aktivitasnya. Tetapi tidak ada salahnya sekali waktu pergi keluar rumah. Inilah alasan mengapa pergi keluar rumah baik untuk kesehatan:
Mengurangi resiko kematian.
Seseorang yang tinggal dekat dengan hutan, pegunungan atau taman memiliki resiko rendah kematian akibat kanker, paru-paru atau penyakit ginjal. Sebuah studi di Belanda meneliti 250.782 orang sehat karena selalu menghabiskan waktu menikmati lingkungan yang hijau.
Meningkatkan sistem imun.
Pergi keluar rumah, sekedar berjalan-jalan di taman sangat baik untuk kesehatan. Mengurangi resiko penyakit seperti flu, batuk, pilek dan lainnya. Lingkungan hijau sangat baik untuk meningkatkan sistem imun dan mempunyai efek yang untuk pertahanan tubuh terhadap penyakit.
Meningkatkan konsentrasi, lebih fokus dan lebih kreatif.
Seseorang yang menghabiskan waktu di luar rumah membuat lebih relax, jalan-jalan menikmati alam. Banyak pengalaman menarik sehingga saat kembali beraktivitas ide dan kreativitasnya meningkat. Untuk anak yang ADHD(attention Deficit Hyperactivity Disorder) lebih berkonsentrasi setelah berjalan-jalan selama 20 menit ke Taman kota.
Mengurangi resiko depresi, gangguan kejiwaan dan tekanan darah.
Di dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari seringkali seseorang dilanda depresi, stres sehingga mengalami tekanan darah rendah. Sebuah penelitian di Jepang membuktikan bahwa berjalan-jalan di luar ruangan mengurangi resiko tekanan darah tinggi yang mengakibatkan rasa jenuh dan stres.
Melindungi mata.
Sebuah penelitian di Taiwan anak yang memiliki myopia (rabun jauh) dari 17,65% menjadi hanya 8,42% setelah pergi keluar ruangan. Berarti beraktivitas di luar ruangan bermanfaat untuk melindungi mata dari resiko myopia(rabun jauh atau rabun dekat).
Mengurangi rasa nyeri atau radang.
Pergi keluar ruangan membuat tubuh banyak bergerak membuat nyeri berkurang. Penderita autoimun, radang usus, kanker yang pergi keluar ruangan menunjukkan perbaikan.
Meningkatkan daya ingat atau memori jangka pendek.
Sebuah penelitian yang diadakan di Universitas Michigan, sebuah tes memori dilakukan para siswa dibagi menjadi dua grup yang pertama berjalan di sekitar kota dan grup lainnya keliling kebun. Saat kembali kemudian di tes. Hasilnya menunjukkan bahwa grup yang berjalan di kebun memiliki memori yang lebih baik daripada yang berjalan di sekitar kota. Seseorang yang bekerja di lingkungan alam memiliki daya konsentrasi yang lebih baik daripada yang bekerja di kota.
Ternyata memang kita perlu keluar ruangan agar tubuh dan jiwa selalu sehat. Semoga bermanfaat.

Sumber:
www.businessinsider.in/12-science-backed-reasons-you-should-spend-more-time-outside/articleshow/59515923.cms